Tips Pilih Pil KB Yang Sesuai

Editor: nova.id / nova.id
Sabtu, 25 April 2009
Foto :

1. Reversible atau Permanen
Bagi yang masih muda, dianjurkan memilih kontrasepsi bersifat reversible, atau dapat mudah hamil jika kontrasepsi dihentikan. Selain perjalanan pernikahan masih panjang - berikut risiko kematian anak dan perceraian - pemilihan kontrasepsi mantap atau permanen tak menjamin kondisi reproduksi akan 100 persen pulih seperti semula. Apalagi jika kelak ingin segera punya keturunan lagi.

2. Aman & Nyaman
Alat kontrasepsi yang digunakan juga perlu disesuaikan dengan kenyamanan si pemakai dan pasangannya. Pada kontrasepsi hormonal, misalnya, sesuaikan dengan kondisi penggunanya. Jika sedang menyusui, sebaiknya pilih KB hormonal derivate progesterone saja. Atau, jika ada riwayat alergi terhadap kondom, sebaiknya gunakan alat KB lain.

3. Diterima Pasangan
Selain aman dan nyaman bagi diri sendiri, pasangan juga sebaiknya mampu menerima pilihan alat KB yang diinginkan. Jika pasangan mengeluh tak nyaman dengan spiral atau kondom, sebaiknya pilih KB hormonal yang tak mengganggu kualitas hubungan intim.

4. Minim Angka Kegagalan
Yang terpenting dari memilih alat KB adalah faktor minimnya kegagalan. Faktor ini dapat dipengaruhi banyak hal. Bagi yang sibuk dan sering lupa mengonsumsi pil KB, pilih saja alat kontrasepsi dengan masa aktif lebih panjang seperti suntik, susuk, atau IUD (intra uteri device).

Laili Damayanti
Foto: Agus Dwianto/Nova

Penulis : nova.id

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.