Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sejak Merencanakan Kehamilan

Editor: nova.id / nova.id
Selasa, 6 Januari 2015
Foto :

kesehatan

"Foto: Getty Images "

Menurut dr. Nurwansyah, Sp.OG., dokter spesialis Kebidanan & Kandungan di Brawijaya Women & Children Hospital, wajar saja jika saat kehamilan, perempuan mengalami perubahan fisiologis, hormon, dan pembesaran tubuh.

"Ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron selama kehamilan pun dapat memengaruhi  kesehatan pada ibu hamil," ujarnya saat menjadi pembicara dalam acara Amazing Pregnancy, Oral Health During Pregnancy & The Problem Early Childhood.

"Salah satunya adalah masalah kesehatan mulut dan gigi, di mana pembuluh darah melebar sehingga gusi sangat rentan. Hanya dengan sentuhan pun, gusi jadi mudah berdarah," urainya.

Dari hasil penelitian, ia menambahkan, ibu yang gusinya terinfeksi atau giginya berlubang, dapat menularkan infeksi pada janin melalui  sirkulasi peredaran darah. "Ini berisiko pada kelahiran prematur dan terserang pre-eklamsia alias keracunan kehamilan."

Penyebab kematian perinatal dan morbiditas adalah adanya kelainan, cacat lahir, serta anomali kongenital.  "Dari  kasus-kasus cacat bawaan yang terjadi, beberapa di antaranya masih dapat dikoreksi dan memiliki prognosis yang sangat baik. Asal, dideteksi secara dini dan dilakukan pengobatan yang tepat selama masa prenatal."

Pada kesempatan yang sama, drg. Fatimah Tadjoedin, Sp.Perio., staf pengajar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, menyebutkan bahwa ibu harus menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak merencanakan kehamilan.

"Ada 3 tahapan yang dilakukan. Jadi, mulai dari sebelum hamil, saat hamil, dan setelah melahirkan, seorang ibu perlu berkonsultasi dengan dokter. Begitu juga dengan kesehatan gigi anak."

Memelihara kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk meningkatkan kesehatan umum, kualitas hidup, dan mengurangi transmisi bakteri patogen dari ibu ke anak.  "Ketika ibu hamil sakit gigi, ia akan kesulitan makan, tidur, dan kurang konsentrasi. Bahkan, ada yang harus minum obat untuk mengurangi radang. Padahal, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi obat untuk mempertahankan kualitas kesehatannya."

Noverita K. Waldan

Penulis : nova.id

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.