Tidur, Kunci Utama Mengatasi Kegemukan

Editor: nova.id / nova.id
Kamis, 22 Mei 2014
Foto :

tidur

""

Berikut ini, Dr Neil Stanley, seorang pakar tidur Independen, yang mengatakan kepada BBC bahwa kunci utama yang sesungguhnya untuk mengatasi obesitas adalah tidur. Hmm..., bukankah seharusnya penderita obesitas itu lebih sering berolahraga dan menjalankan diet, ya?

Obesitas sudah menjadi masalah yang sulit diatasi di Inggris. Pemerintahan dan NHS  (National Health Service) Inggris percaya, untuk menciptakan bangsa yang sehat, tingkat obesitas pada masyarakatnya perlu dikurangi.

Namun, beberapa program yang dijalankan untuk mendukung hal itu sepertinya masih belum berhasil.

Hormon Lapar
Makanan instan dan kemajuan teknologi yang semakin pesat tidak memungkinkan kita untuk "bergerak". Dari sudut pandang fisiologis, hal itu sebenarnya yang membuat Anda benar-benar mendambakan junk food dan semakin tidak ingin berolahraga.

Jadi, apa jawaban yang paling mungkin untuk mengatasi obesitas ini?

Sejumlah penelitian telah menunjukkan hubungan yang signifikan antara durasi tidur pendek dan kelebihan berat badan pada anak-anak dan orang dewasa. Selama 40 tahun terakhir ini, manusia memang mengalami pengurangan durasi tidur. Dan selama itu juga, masalah obesitas mulai timbul.

Dengan menggunakan fMRI (functional magnetic resonance imaging), kurang tidur telah terbukti mempengaruhi area otak yang bertanggung jawab dalam mengambil keputusan yang kompleks  juga merespon makanan yang tidak sehat. Kurang tidur juga menyebabkan perubahan dalam kadar hormon rasa lapar. Tingkat leptin (yang mengatur asupan makanan dan sinyal ketika Anda cukup makan) akan menurun dantingkat ghrelin (yang merangsang nafsu makan, produksi lemak dan pertumbuhan tubuh) naik.

Hal ini menyebabkan perasaan lapar 24 persen lebih tinggi, napsu makan meningkat 23 persen. Selain itu, keinginan makan makanan tinggi lemak meningkat 33 persen dan membuat Anda merasa (setelah mengkonsumsi karbohidrat tinggi) telah memiliki cukup makanan dan  semakin  mendorong  Anda  meningkatkan asupan makanan.

Tidur pendek juga meningkatkan dorongan untuk ngemil di antara waktu makan dan menyebabkan makan sedikit sayuran, mengkonsumsi junk food, dan makanan tidak sehat lainnya. Jujur, deh, ketika Anda mengantuk, mana yang Anda lebih inginkan, apel atau cupcake? Meski demikian, hingga saat ini, pemerintah Inggris dan NHS belum melakukan riset atau tanggapan apapun mengenai "tidur" ini.

Ester Manulang

Penulis : nova.id

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.