Fenomena Ibu Muda Generasi Millenial yang Lebih Suka Bisnis Online

Editor: Ridho Nugroho / nova.id
Rabu, 11 Januari 2017
Foto : istockphoto
Fenomena Ibu Muda Generasi Millenial yang Lebih Suka Bisnis Online

Pergeseran tren gaya hidup sejatinya juga berpengaruh terhadap sosial lingkungan dan masyarakatnya. Jika sebagai manusia modern, Anda dipermudah dengan kecanggihan teknologi yang semudah berada di genggaman, maka begitu pun dengan generasi ibu millenial sekarang ini.

Tak hanya berusia sekitar 20 sampai 30 tahunan, ibu generasi millenial juga termasuk sosok perempuan yang melek akan kemajuan teknologi dan tren yang sedang berkembang saat ini.

Demikian seperti petikan wawancara tabloidnova.com dengan Reynitta Poerwito, Bach, of Psych., M. Psi., Psi., Psikolog Klinis Eka Hospital BSD City mengenai berbagai fenomena ibu muda generasi muda millenial sekarang ini. salah satunya terkait ketertarikan mereka akan bisnis usaha belanja online serta media sosial.

“Generasi millenial memiliki kepedulian terhadap gaya hidup, nilai-nilai perilaku bahkan konsumsi yang berbeda dengan generasi sebelumnya,” ujar Reynitta.

Apa sajakah fenomena ibu muda generasi millenial terhadap dunia online digital? Berikut ulasannya khusus untuk Anda.

Baca: Sering Stres Karena Hal Sepele, Ciri Anda Termasuk Ibu Generasi Millenial?

Percaya review sebelum memutuskan membeli produk atau jasa
Generasi millennial memiliki perilaku konsumsi yang unik. Mereka  belanja secara online, bahkan untuk membeli makanan pun lewat web atau aplikasi. Mereka juga melihat review dari orang sebelum memutuskan membeli sesuatu produk. Ia tidak percaya begitu saja atas  product knowlegde yang dipaparkan seorang marketing. Mereka pun cepat tanggap akan rilisan produk terbaru.    

Belanja online menguntungkan orang-orang yang merasa memiliki sedikit waktu luang, sehingga mereka tidak harus menyisihkan waktu untuk membeli makanan atau barang lainnya yang dibutuhkan. Namun, belanja online juga memiliki kelemahan. Kita tidak bisa berharap terlalu banyak karena secara langsung, memeriksa, dan membeli sendiri barang tersebut.

Baca: Tips Agar Anda Tidak Menjadi ‘Korban’ Mode Belanja Online

Menyukai produk atau jasa dengan brand story yang kuat
Tak heran, konsep makan yang praktis ala food street atau shopping mall dengan tema Jepang cepat hits karena menjual brand story. Fenomena ini terjadi karena millennial  cenderung bosan dengan hal-hal yang biasa dijumpai sehingga. Adanya brand story yang kuat membuat mereka lebih tertarik.

Konsep ini juga membuat mereka belajar mengenai budaya baru yang seolah dibawa ke sini sehingga tidak harus membayar mahal untuk merasakan makanan-makanan Jepang, Amerika, atau negara lainnya. Walau kita mengetahui hal tersebut merupakan strategi marketing, namun kita sebagai manusia pasti memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terutama mengenai hal-hal baru, apalagi jika hal tersebut menjadi pengangkat status sosial.

Baca: 5 Fakta Kebiasaan Belanja Perempuan Indonesia yang Unik

Liburan menjadi kebutuhan utama millennial
Hal ini didukung dengan banyaknya platform online yang memudahkan pengaturan perjalanan. Hampir sama seperti alasan orang-orang berbelanja online, pengaturan perjalanan secara online juga memudahkan kita untuk menyiapkan pilihan akomodasi dan transportasi yang diinginkan hanya dengan jari kita. Tidak perlu lagi antre, datang ke loket tiket, maupun telepon untuk mengatur penginapan yang ingin dituju, sehingga kita dapat berhemat waktu, energi dan uang.

Biasanya untuk menarik pembeli, mereka juga menyiapkan harga-harga khusus yang menguntungkan pembelinya, sehingga tidak heran apabila sekarang banyak orang yang menggunakan platform online untuk mengatur perjalanan mereka.

Baca: 9 Tanda Anda Kecanduan Belanja Online dan Solusinya

Beralih ke usaha online atau virtual office
Generasi millennial menjalankan usaha mereka melalui situs online,  bahkan media sosial seperti Instagram dan Twitter. Ada juga yang menerapkan virtual office bagi yang bekerja kantoran.

Keuntungannya, minimnya modal, berkurangnya pengeluaran untuk promosi, karyawan, sewa tempat, cepatnya transaksi dan tentu hal ini akan membuat harga barang menjadi cenderung lebih murah. Kekurangannya, bisnis online juga dapat memberikan kesempatan bagi orang yang memiliki niat jahat seperti penipuan.

Hilman Hilmansyah/TabloidNova

Penulis : nova.id

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.