7 Cara yang Membantu Orangtua Merawat Anak Berkebutuhan Khusus

Editor: Ade Ryani HMK / nova.id
Senin, 19 September 2016
Foto : Dok. Paul Daugherty
7 cara ini membantu orangtua merawat anak berkebutuhan khusus

Memiliki anak sehat dan normal adalah dambaan setiap orangtua. Tapi, bagaimana jika anak Anda memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK) entah itu cacat, keterbelakangan mental, atau gangguan perkembangan saraf?

Pada kondisi cacat, kondisi ini bisa disebabkan berbagai hal seperti keturunan, kekurangan yodium saat ibu hamil, komplikasi selama kehamilan, malnutrisi, dan kelainan kromosom.

Dalam kenyataannya ABK bisa menghadapi masalah di kehidupan sehari-hari, baik secara sosial dan kegiatan lainnya. Butuh kesabaran, keterampilan, dan kekompakan kedua orangtua untuk mengurus anak berkebutuhan khusus. 

Baca: Anak Berkebutuhan Khusus, Butuh Penanganan, Bukan Air Mata

Sebagai orangtua apa yang harus Anda lakukan? Tak perlu bingung, berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda merawat anak berkebutuhan khusus:

1. Menerima kondisi

Meski awalnya tak ada yang mudah, menerima kenyataan anak dengan kondisi berkebutuhan khusus akan meringankan langkah Anda merawat buah hati dan bersedia melakukan apa saja demi dirinya.

Baca: Terapi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Lebih Cepat Lebih Baik

2. Antisipasi

Orangtua yang sudah memahami kebutuhan dan reaksi yang diberikan ABK tentu harus mempersiapkan diri jika anak mengalami tantrum tertentu. Misalnya, ledakan emosi yang biasanya ditunjukkan anak-anak karena memiliki masalah emosional.

Biasanya ditandai dengan sikap keras kepala, menangis, menjerit, berteriak, menjerit-jerit, pembangkangan, dan marah.

Baca: Bepergian Bersama Anak Berkebutuhan Khusus

3. Dukungan lingkungan

Pastikan anak menerima pendidikan khusus di sekolah yang melayani anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Baca: Komunitas Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus, Berbagi Cerita Ringankan Beban

4. Peka

Akan  baik memberikan kesempatan pada ABK untuk bersosialisasi di luar rumah. Namun, orangtua harus peka terhadap tanda-tanda kemungkinan anak mendapat kekerasan dan intimidasi. Karena ABK tidak selalu dapat mengekspresikan hal-hal tertentu.

5. Pakar

Bawa anak ke terapis atau ahlinya secara teratur agar dapat membantu mengontrol gejala.

Baca: Kenali 6 Ciri Anak Berkebutuhan Khusus Serta Penanganan yang Tepat

6. Psikologis

Pikirkanlah baik-baik jika Anda dan pasangan merencanakan memiliki anak lagi karena merawat serta membesarkan ABK membutuhkan waktu dan energi khusus untuk dicurahkan.

7. Beraktivitas normal

Ajak ABK beraktivitas normal selayaknya anak-anak seusianya. Manjakan dirinya dengan beberapa kegiatan yang menyenangkan dan disukai anak-anak umumnya.

BOLDSKY

Penulis : Noverita