Merancang Kitchen Set yang Nyaman

Editor: nova.id / nova.id
Senin, 19 Mei 2014
Foto :

girya

"Pakailah warna-warna terang untuk dapur yang tidak terlalu luas. Contohnya, warna putih yang terkesan bersih dan terang. "

Begitu pula yang disampaikan Ina Rachmawati, dari I'nA House. Ia menyebutkan, KS adalah tempat untuk memasak dan menyiapkan makanan yang penataannya tak bisa dilakukan sembarangan. "Alurnya harus baik, tempatnya pun harus bersih dan sehat. Yang jelas, harus mudah dalam pengoperasian aktivitas dapur, terutama lalu lintas di sekitar kitchen set," pungkasnya.

Ibu dua anak ini memberi ilustrasi. Saat pemilik rumah datang usai berbelanja, barang-barang belanjaan yang basah seperti ikan, ayam, dan sayur-sayuran, serta belanjaan kering seperti minyak goreng, garam, dan mi, sebaiknya segera disimpan pada area penyimpanan, seperti lemari es atau lemari dapur. Itulah alur yang harus diperhatikan di ruangan ini. Begitu pula saat penghuni hendak memotong, mencuci, memasak, dan mengambil perkakas dapur, alurnya harus disesuaikan.

"Jika dapurnya besar, lalu lintas tak menjadi masalah karena pasti penggunanya leluasa bergerak. Tapi, bagaimana dengan keterbatasan ruangan yang dimiliki? Apalagi, rata-rata rumah atau apartemen sekarang, kan, ukurannya kecil. Makanya, dibutuhkan keahlian saat mengorganisasikan setiap area di dapur," ujar arsitek yang bekerja di bidang desain interior ini.

Lebih Teratur
Memiliki KS akan membuat pekerjaan memasak menjadi lebih mudah karena semua sudah terorganisasi dengan baik. "Mau mencari pisau, bumbu, atau piring akan lebih cepat. Tak perlu bingung mencari karena masing-masing memiliki tempat tersendiri yang dibuat sedari awal."  

Ina menekankan, saat memutuskan membuat KS penghuni harus memikirkan fungsi lebih dulu, baru harganya. "Kebanyakan, kan, dipakai asisten rumah tangga, bukan pemiliknya. Mereka belum tentu paham cara perawatannya. Jadi, pilihlah bahan teraman dan terawet. Jangan sampai, KS mudah rusak atau membuat celaka orang."

Ia pun memberi gambaran, pembuatan satu buah kitchen set rata-rata menghabiskan biaya berkisar Rp2,5 juta sampai Rp4 juta per meter panjang alias panjangnya ruangan dapur. "Itu harga untuk kabinet atas atau bawahnya saja, belum termasuk home appliances, top table, atau backwall."

Pilih Warna
Pada prinsipnya, pilihan warna untuk diaplikasikan pada KS sangat tergantung pada selera penghuni. "Namun, dapur yang kecil sebaiknya tidak memakai warna gelap. Jika tetap menyukai warna gelap, gunakan sebagai pemanis saja," sarannya.

Pasalnya, warna tua yang terlalu mendominasi membuat kesan monoton dan bisa mencipta nuansa suram di dapur. Dikhawatirkan, ini berpengaruh pada suasana hati penghuni ketika memasak.

Berbicara mengenai luas yang terbatas, ia pun menyarankan agar ruangan kecil diimbangi dengan barang-barang dan perkakas yang tak terlalu besar. "Pilihan lemari es, kompor, atau alat memasak lain sebaiknya yang kecil. Sementara lemari, sebaiknya dibuat yang disusun ke atas agar hemat ruang."

Ragam Bahan
Ada banyak pilihan material untuk membuat KS, salah satunya multipleks, kayu solid, atau particle board. Masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, tinggal Anda pilih yang paling sesuai karakter penghuni dan hunian.

KS berbahan multipleks cenderung lurus dan rata. Saat terendam air, misalnya jika hunian terkena banjir, KS dari bahan ini masih bisa berfungsi sebagaimana mestinya. "Hanya warnanya saja yang akan berubah jadi gelap."

Sementara KS berbahan kayu solid, bentuknya lebih bisa berubah. "Apalagi dengan cuaca di Indonesia yang panas dan dingin, lama-lama kayu bisa menyusut hingga bentuk KS pun bisa berubah," tambahnya. Selain itu, kayu solid biasanya mengeluarkan bubuk-bubuk kayu yang sangat sulit dihilangkan meski sudah disemprot atau dijemur.

"Sama halnya dengan particle board. KS dengan bahan particle board berisiko mekar atau menggelembung jika terkena air," ujarnya.

Lapisan Mengilap
Dulu, bahan pelapis meja dapur berbahan keramik adalah primadona yang digandrungi. Namun kini, pemakaian marmer atau solid surface adalah yang banyak diminati.

Pemakaian resin pada marmer memang mahal, namun keunggulannya, bidang jadi tak memiliki sambungan. "Jika ada sambungan, kan, otomatis air, semut, atau kutu bisa masuk ke sela-sela sambungannya. Namun jika terlalu mahal, bisa gunakan marmer lokal. Kekurangannya, dia memiliki banyak urat. Orang-orang ragu memilihnya karena khawatir mudah pecah."

Sedangkan penggunaan keramik cenderung terlalu banyak nat alias sambungan keramik. "Lama-lama, nat tersebut berubah menjadi hitam, dekil, jamuran, dan lumutan," ungkap Ina.

Rajin Mengelap 
Melalui perawatan yang baik, KS pun akan awet dan tetap kinclong. "Pada finishing berbahan HPL, KS cukup dibersihkan dengan sabun cuci piring dan spons. Baru setelah itu, keringkan dengan lap kering," ujar Ina. Ia pun menuturkan, saat ini HPL sedang naik daun karena paling gampang dibersihkan.

Sedangkan jika marmer terkena tumpahan kecap, kopi, atau saus, Anda harus segera mengelapnya. "Pada dasarnya marmer tidak mudah meninggalkan vlek. Kecuali jika menggunakan finishing cat duco, perlu treatment atau obat khusus."

Perlu diingat, kayu yang banyak dijadikan material KS merupakan musuh air dan api. Jadi, jangan sampai KS terendam atau tersiram air. "Apa pun jenis kayunya, segera keringkan saat terkena air. Begitu pula material kaca. Kaca biasanya sulit dibersihkan jika sudah terkena uap atau cipratan minyak. Maka, perhatikan sejak saat pemakaian," tambahnya.

Contohnya, berhati-hatilah saat beraktivitas di atas kitchen cabinet. "Kunci keawetannya, kan, pada penggunaan. Jadi, dikira-kira saja. Jangan membuat sambal di atas meja atau menginjak meja saat hendak mengambil barang di kabinet atas, misalnya," urai Ina.

Noverita K. Waldan

LOKASI: (1) HUNIAN DEVIE HAKIKIE DI JATIWARNA, (5) HUNIAN SOENARYO DI BUKIT PAKAR, BANDUNG | Foto: (1) Agus Dwianto/Nova, (5) Eng Naftali/Nova, (2,3,4) Dok. Pribadi DARI PROYEK-PROYEK I'nA House

Penulis : nova.id

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.